KUKARPINTARIDAMAN.COM, Kutai Kartanegara – Tiga sekolah menengah pertama dari Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), yaitu SMP Negeri 2 Tenggarong, SMP Negeri 2 Kembang Janggut, dan SMP Negeri 3 Kembang Janggut, turut ambil bagian dalam ajang Festival Literasi Nasional (FLN) 2026 yang diselenggarakan oleh Nyalanesia pada tanggal 22–24 Mei 2026 di Solo, Surakarta. Kegiatan nasional yang mengusung tema “Perayaan 10 Tahun Bergerak Terbitkan Dampak Bersama 134.000+ Siswa dan Guru Se-Indonesia” ini menjadi ruang kolaborasi, apresiasi, dan unjuk karya bagi para pegiat literasi dari berbagai daerah di Indonesia.
Festival Literasi Nasional merupakan agenda tahunan yang mempertemukan siswa, guru, kepala sekolah, serta komunitas pendidikan untuk berbagi praktik baik, inovasi pembelajaran, dan karya-karya inspiratif yang berdampak bagi masyarakat. Dalam perhelatan tahun ini, peserta dari berbagai provinsi menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan budaya literasi sebagai fondasi pendidikan yang berkualitas.
Kehadiran tiga SMP dari Kukar menjadi bukti nyata bahwa gerakan literasi di daerah terus berkembang dan mampu bersaing di tingkat nasional. Berbagai program literasi yang selama ini dijalankan di sekolah telah menghasilkan karya, inovasi, dan prestasi yang mendapatkan pengakuan dari penyelenggara Festival Literasi Nasional.
Prestasi membanggakan berhasil diraih oleh SMP Negeri 2 Tenggarong dibawah pimpinan Yunus, S.Pd.,M.SI yang memperoleh apresiasi sebagai 10 Nominasi Sekolah Percontohan Literasi Sains. Penghargaan ini diberikan kepada sekolah yang dinilai berhasil mengintegrasikan literasi sains dalam budaya sekolah, pembelajaran, serta berbagai kegiatan yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan berbasis pemecahan masalah.
Tidak hanya pada level institusi, penghargaan juga diraih oleh guru SMP Negeri 2 Tenggarong, yaitu Nor ‘Afni Herni Wati, S.Pd., yang masuk dalam 10 Nominasi Adi Acarya Award kategori Produktivitas Berkarya untuk Guru. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, konsistensi, dan kontribusi dalam menghasilkan karya-karya inovatif yang mendukung pengembangan literasi dan peningkatan mutu pendidikan.
Prestasi lainnya datang dari peserta didik SMP Negeri 2 Tenggarong, Ahmad Shodiq Zaki Ananto, yang berhasil meraih Juara Favorit Konten Media Berdampak. Capaian ini menunjukkan bahwa siswa memiliki kemampuan untuk memanfaatkan media digital secara kreatif dan bertanggung jawab dalam menghasilkan konten yang edukatif, inspiratif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
SMP Negeri 2 Kembang Janggut, dibawah pimpinan Sitti Inniyah, S.Pd.,M.Pd. memperoleh apresiasi sebagai 10 Nominasi Sekolah Percontohan Literasi Sains, Literasi Budaya dan Literasi Finansial sedang SMP Negeri 3 Kembang Janggut juga di bawah pimpinan Sitti Inniyah memperoleh 100 karya terbaik guru tingkat nasional kategori cerpen oleh guru atas nama Albertin Daun Tandi, S.Pd.
Keikutsertaan SMP Negeri 2 Tenggarong, SMP Negeri 2 Kembang Janggut, dan SMP Negeri 3 Kembang Janggut dalam Festival Literasi Nasional 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana belajar, berjejaring, dan memperluas wawasan mengenai perkembangan gerakan literasi di Indonesia. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat seluruh warga sekolah dalam mengembangkan budaya membaca, menulis, berpikir kritis, serta berkarya secara berkelanjutan.
Prestasi yang diraih menjadi kebanggaan bagi dunia pendidikan Kabupaten Kutai Kartanegara. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di daerah memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam kemajuan pendidikan nasional melalui berbagai inovasi dan praktik baik literasi.
Semangat yang dibawa pulang dari Festival Literasi Nasional 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh satuan pendidikan di Kukar untuk terus bergerak, berkarya, dan menghadirkan dampak positif bagi peserta didik, sekolah, dan masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat antara guru, siswa, sekolah, orang tua, dan pemangku kepentingan pendidikan, budaya literasi akan terus tumbuh dan menjadi kekuatan dalam mencetak generasi yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan.(NA/AF)




