KUKARPINTARIDAMAN.COM, SAMBOJA – SDN 040 Samboja, sebuah sekolah dasar yang berlokasi di kawasan kecamatan Samboja Barat, kini resmi menjadi bagian dari komunitas elit pendidikan global. Pada 4 Juli 2025, sekolah ini menorehkan sejarah dengan dinyatakan lulus sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google (KSRG), sebuah pengakuan atas komitmen luar biasa dalam mengadopsi dan mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses belajar mengajar.
Perjalanan inspiratif SDN 040 Samboja tidak dimulai dari kemewahan, melainkan dari sebuah tantangan. Sekolah ini awalnya menerima bantuan perangkat chromebook dari pemerintah daerah yang jarang terpakai. Melihat potensi besar di baliknya, Rohman Bin Alfan, S.Pd., selaku kepala sekolah yang juga merupakan seorang Google Trainer bersertifikat, tergerak untuk menggerakkan seluruh ekosistem sekolah. Dengan berpegang teguh pada visi “membentuk generasi yang berakhlak mulia dan berwawasan global”, beliau berhasil meyakinkan para guru untuk bersama-sama memulai perjalanan transformasi digital.
Proses menuju KSRG melibatkan serangkaian langkah strategis dan sistematis yang dilakukan oleh seluruh jajaran sekolah:
- Penguatan Komitmen dan Pemahaman Program: Kepala sekolah melakukan diseminasi intensif untuk memastikan setiap guru memahami fitur dan manfaat Google Workspace for Education. Berawal dari alat seperti Classroom, Docs, Sheets, dan Slides, para guru melihat bagaimana teknologi ini dapat mempermudah kolaborasi dan membuat pembelajaran menjadi lebih menarik. Langkah ini dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen bersama, memastikan seluruh tim memiliki tujuan yang sama.
- Pelatihan dan Peningkatan Kompetensi Guru: Sebanyak sembilan guru secara sukarela mengikuti pelatihan Google Certified Educator Level 1. Dibimbing langsung oleh Bapak Rohman, mereka mendedikasikan waktu satu bulan penuh di bulan September 2024 untuk mendalami materi dan mengasah kemampuan teknis mereka. Pelatihan mandiri ini menjadi bukti semangat juang para guru dalam meningkatkan kompetensi diri.
- Implementasi Pembelajaran Berbasis Teknologi: Setelah guru memiliki keterampilan yang memadai, teknologi mulai diintegrasikan ke dalam kelas secara penuh. Pembelajaran yang sebelumnya konvensional kini menjadi interaktif, dinamis, dan terpusat pada siswa. Penggunaan Google Classroom memungkinkan siswa untuk mengakses materi, mengerjakan tugas, berinteraksi dengan guru secara digital, mempercepat proses penguasaan materi dan membangun budaya digital sejak dini.
- Pendampingan dan Bimbingan Teknis Berkelanjutan: Agar penerapan teknologi berjalan maksimal, pendampingan tidak berhenti setelah pelatihan. Kepala sekolah secara rutin memberikan bimbingan teknis yang lebih intensif dan personal kepada para guru, memastikan tidak ada hambatan teknis dan implementasi berjalan efektif di setiap kelas.
Puncak dari seluruh upaya ini adalah sesi wawancara dengan perwakilan Google yang menjadi penentu akhir. Dengan penuh keyakinan dan data yang kuat, tim dari SDN 040 Samboja mempresentasikan semua capaian mereka. Setelah penantian yang mendebarkan, pengumuman kelulusan menjadi momen yang disambut dengan sukacita dan haru. Sebagai pengakuan resmi, sekolah menerima sertifikat KSRG pada 7 Juli 2025.
Pencapaian ini bukan hanya sekadar sertifikat, melainkan simbol dari dedikasi dan kolaborasi yang kuat. Untuk mengumumkan kabar gembira ini kepada publik dan menginspirasi sekolah lain, SDN 040 Samboja juga akan membuat baliho yang ditempatkan di area sekolah. Ke depan, status KSRG ini akan menjadi landasan bagi SDN 040 Samboja untuk terus berinovasi, mengembangkan kurikulum berbasis teknologi, dan mencetak generasi muda yang siap menghadapi tantangan global.




